-->
NGx9MGB7Nap6Nax5MaRbNqN7MmMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

Wisata Tak Biasa Rumah Adat Minangkabau Yang Rentan Terhadap Kebakaran

Piamanexplore.com-Rumah adat Padang atau Rumah Gadang yang terdapat di provinsi Sumatera Barat.

Memiliki keunikan tersendiri yang dapat dilihat dari bentuk arsitekturnya.

Keunikan ini ternyata memiliki pesan tersendiri bagi yang melihatnya. Rumah adat di Sumatera Barat dapat ditemukan di berbagai daerah seperti Padang Panjang, Pasaman, Solok, dan daerah lainnya.

Masyarakat sering menyebut rumah adat ini dengan nama Rumah Gadang atau di masyarakat Minangkabau menyebutnya rumah Bagonjong.

Nama ini merujuk pada bentuk atapnya yang meruncing di ujung seperti gonjong. Bentuk rumah adat ini sudah menjadi ciri khas daerah Sumatera Barat.

Bahkan pengantin di Sumatera Barat tersebut biasanya memakai hiasan kepala yang bentuknya terinspirasi dari atap Rumah Gadang.

Rumah adat Minang ini memiliki berbagai fungsi, seperti untuk pertemuan keluarga, pesta perkawinan adat, tempat pertemuan antar masyarakat, dan kepentingan lain.

Rumah Gadang kini menjadi daya tarik wisata bagi para wisatawan domestik maupun dari mancanegara.

Bangunan rumah Bagonjong biasanya terdiri dari bahan alami seperti kayu, bambu, dan daun kelapa. 

Karena bahan alami tersebut, rumah adat di Sumatera Barat biasanya rentan terhadap kebakaran.

Rumah Gadang tersebut kaya dengan makna yang merupakan gambaran umum dari kehidupan masyarakat Minangkabau secara keseluruhan.

Rumah adat Minang merupakan bangunan khas daerah Sumatera Barat, memiliki arsitektur bangunan rumah yang berasal dari peninggalan tidak tertulis yang ada sampai saat ini.

Merupakan ciri dari kebesaran kebudayaan minangkabau masa lalu. 

Betapapun perubahan itu terjadi, namun arsitektur bangunan Rumah Gadang yang dapat kita saksikan sekarang adalah merupakan pengaruh langgam bangunan masa lampau.

Share This Article :
1745663973787222366

Asal-Usul Kata Pariwisata Di Indonesia: Menelusuri Sejarah Industri Perjalanan

Piamanexplore- Sekitar awal dasawarsa 1960 an menteri pendidikan dan kebudayaan Dr. Prijono menciptakan kata pariwisata . M enurut kata s...