-->
NGx9MGB7Nap6Nax5MaRbNqN7MmMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

8 Panganan Atau Makanan Dan Minuman Khas Ala-Ala Piaman

Sumatera Barat terkenal  jo wisata kuliner nyo basanta/ bersantan banyak rempah yang menggoyang lidah. Tapi tahu ndak kalau sebenarnya di pariaman sendiri salah satu kota di sumatera barat terdapat banyak makanan yang menarik dan enak yang patut di coba. Pariaman memiliki makanan lokal yang khas dan sangat ikonik.

Yuk simak 8 makanan dan minuman enak khas piaman ini:

Katupek Gulai Tunjang

Katupek gulai tunjang adalah masakan populer di pariaman, atau lebih populer di asebut lontong ketupat gulai kikil. Diatas ketupat disiram kuah santan yang kuning dan kental, diatasnya ada beberapa potong gulai cubadak atau nangka muda, dan satu potong tunjangn yang cukup besar yang masih melekat di tulangnya, diatasnya ditambahkan kerupuk merah dan emping goreng.

Tunjang adalah bagian kaki sapi yang diolah dengan cara direbus. Kuah ketupat yang kuning dan pekat terasa gurih dan agak sedikit pedas bumbu rempahnya terasa, biasanya gulai nangka atau pakis untuk gulai ketupat agar lebih encer kuahnya dan tidak menggunakan rempah, tapi karena gulai ketupat ini menggunakan gulai tunjang bumbu rempahnya sangat komplit.

Selai itu jyga dikenal ada ketupat gulai jangek (kulit sapi) serta tak kalah lezatnya juga yaitu ketupat gulai paku (pakis). Serba ketupat adalah makanan pemancing selera terutama pada sarapan pagi di Piaman.

Katupek Lamak 

Katupek lamak atau ketupat enak pada dasarnya sama dengan ketupat yang lainnya yakni beras yang dimasukkan kedalam sarang ketupat yang terbuat dari daun kelapa yang muda dan direbus selama lebih kurang 3 jam. Namun dalam proses pematangannya katupek lamak direbus dengan santan. Resapan santan itu membuat ketupat akan terasa lebih enak atau lamak.

Berbeda dengan ketupat sayur atau lontong, katupek lamak hanya dimakan dengan kuah cabe sekilas panganan ini terasa kurang menggugah selera, namun ketika anda mencoba sedikit saja maka anda akan menemukan sensasi rasa manis, pedas dan asam dari kuah cabe yang menyertainya. Dan katupek lamak ini akan terasa semakin enak jika dimakan dengan berbagai jenis sala: sala cumi, sala maco, sala udang ataupun sala bulek.

Nasi Sek

nasi sek dapat anda jumpai di kota pariaman tepatnya di wisata area pantai gandoriah ada banyak sekali penduduk yang menjual nasi yang bungkusannya itu mengerucut kecil ukurannya kurang dari kepalan tangan.

Nasi sek adalah singkatan dari ‘sebungkus kenyang’. Orang tua-tua dulu mengingatnya sebagai nasi ‘seratus kenyang’ ketika nilai mata uang seratus rupiah masih begitu berharga, lalu menjadi nasi seribu kenyang, sekali pun kini harga satu porsinya tidak persis sebanyak itu.

Kadang nasi sek disebut juga nasi set. Dalam satu porsi terdiri dari satu kepal nasi putih hangat yang dibungkus daun pisang batu, dua buah sala bulat, satu sala ikan, satu sala cumi, anyang sayur yang merupakan urap rebusan daun singkong, daun pepaya dan kacang panjang, dan juga sambalado tomat.

Gulai kapalo lauak

Kesemua jenis menu tersebut merupakan satu set kuliner sehingga disebut nasi set. Kuliner yang satu ini disajikan selagi hangat dimana salanya sendiri baru digoreng ikian dan cumi yang digunakan untuk sala juga masih sangat segar yang dibeli langsung dari nelayan setempat.

Ikan kerapu, ikan capa dan ikan tuna begitu mudah didapat disini, hanya dengan duduk diwarung nasi ikan itu akan tagaletak dihadapanmu lengkap dengan balutan bumbu dan kuah yang membuat ngiler meneteskan selera. Terkadang orang berkunjung ke Pariaman hanya untuk makan gulai ikan kemudian tertidur pulas di palanta tempat makan yang sudah ada di warung nasi. Mendongakkan kepala kea rah pantai lalu pulang kata yang punya warung nasi di Piaman.

Gulai ikan karang menjadi makanan khas Sumatra barat kususnya Piaman yang terletak di pinggiran laut ini. Banyak orang berburu gulai ikan karang Piaman apalagi kepalanya. Masakan ikan dengan menggunakan santan ini sudah diwariskan turun-temurun.

Tampilannnya memikat, potongan gulai ikan kakap merah ini tenggelam didalam kuah kuning dari santan yang kental dihiasi beberapa butir cabe rawit utuh dan beberapa helai daun pucuk ubi kayu,

Rasanya lezat dan nikmat sekali.

Kipang Kacang

Kipang kacang merupakan salah satu dari sekian banyak makanan khas kota pariaman. Pembuatan kipang kacang tidaklah rumit namun perlu sedikit ketelitian dalam mengaduk bumbunya sebuah karya yang tidak saja melibatkan tangan tetapi juga hati.

Bahan dasar yang digunakan dalam pembuatan kipang kacang adalah kacang tanah segar dan gula aren merah yang dipanaskan dan dilarutkan dengan air. Kacang yang digunakan adalah kacang tanah yang berkualitas bagus yang digongseng diatas api bara kelapa.

Kacang tanah dan gula aren merah itu diaduk hingga menjadi adodan yang padu. Setelah itu, adonan tersebut didinginkan untuk membentuknya supaya dapat dikudap, adonan yang telah dingin lalu di pres rata lalu di potong kotak seukuran dua jari lalu dikemas dengan daun pisang kering. Jika sudah begitu kipang kacang siap disajikan, di kota pariaman kipang kacang banyak dirintis pada industri rumah tangga.

Sepintas cemilan kipang kacang ini tampak biasa saja tapi cobalah anda cicipi rasanya yang manis, gurih dan renyah akan membuat anda ketagihan. Jika anda ke pariaman biasa membawa oleh-oleh keripik balado cobalah lain kali anda tambahi dengan kipang kacang.

Makanan kecil ini dengan mudah bisa dibeli dipasaran makanan ini biasa diemas dalam bungkusan plastik. Sejak kapan kipang kacang ini ada? Sejak dulu kala kipang kacang sudah ada diwariskan secara turun temurun.

Selain oleh-oleh untuk keluarga dirantau kipang kacang juga merupakan cemilan sehari-hari masyarakat Piaman makanan ini bukan makanan yang biasa dibuat ketika lebaran tapi sudah jadi makanan cemilan seharhari.

Rasanya yang khas membuat orang tak bosan dengan cemilan yang satu ini.

Ladu Arai Pinang

Ladu adalah makanan khas Pariaman, ladu ini berupa makanan yang seperti kerupuk dimasak dengan cara digoreng yang dicetak pakai alat cetak tradisional seperti piring cetakan dan juga arai daun pinang.

Asal mula ladu dibuat oleh orang pada acara pesta perkawinan dan sebagainya, pada saat itu nama makanan itu adalah arai pinang yang dibuat pakai cetakan daun pinang. Dan orang-orang kebanyakan suka dengan arai pinang maka orang dipiaman mengembangkan arai pinang dengan ladu.

Kini ladu dicetak pakai piring khusus yang seperti tampilan bunga. ladu sangat cocok untuk dimakan bersama dengan keluarga, dimakan dengan nasi atau ditempatkan diruang tamu. Makanan khas pariaman yang satu ini banyak ditemukan terutama dikampung perak pariaman tengah kota pariaman.

Kue Bongko/Bongkok

Ada satu makanan yang agak asing terdengar di telinga kita yaitu kue bongko. Tidak banyak  yang mengenal Bongko. Makanan ini, masih sebangsa agar-agar powder  atau cemilan kecil lainnya yang terbuat dari tepung beras. Saat ini, cukup susah mendapatkan pedagang yang menyediakan makanan khas ranah Piaman ini.

Masyarakat piaman terkadang menamainya kue bongkok.kue ini  Biasanya muncul pada bulan-bulan Ramadhan. Rasa kue bongko sangat khas, karena dimasak secara tradisional, dimasak dengan kayu bakar dalam tungku besar, sehingga memberi aroma khas.

Kue Bongko ini di hari biasa sulit ditemukan. Harganya-pun cukup terjangkau per bungkus. Hal ini tentu membuat pengunjung tidak perlu berpikir dua kali untuk membelinya.

Teh Talua

Teh telur atau teh talua adalah minuman khas sumatra barat khususnya Piaman, minuman ini merupakan kombinasi dari campuran teh, gula, telur dan air terkadang beberapa orang mencampurkan jeruk nipis agar tidak anyir atau amis. Telur yang digunakan ialah telur ayam kampung atau telur itik tergantung selera masing-masing.

Di piaman teh talua dapat dengan mudah ditemukan, seperti di warung-warung di pinggir jalan. Sebab teh talua merupakan menu wajib di warung-warung atau masyarakat piaman menyebutnya lapau. Di lapau-lapau tradisional atau di kedai-kedai nasi hampir semua lapau menyediakan minuman ini dan hingga kini teh talua masih menjadi menu favorit.

Mengocok teh talua membutuhkan tekhnik tersendiri agar terasa nikmat gurih dan anyir telurnya hilang. Pengocokannya biasanya menggunakan ujung-ujung lidi yang di ikat. Selain nikmat, teh talua juga dianggap dapat meningkatkan stamina.

Teh telur sebenarnya sudah terkenal di beberapa daerah di Indonesia misalnya di sumatra utara, jika di sumatra utara teh telur di kenal dengan sebutan TST singkatan dari teh susu dan telur. Teh telur biasanya di konsumsi pada malam hari sebagai minuman untuk ngobrol dan nongrong bersama teman-teman.

Untuk harga teh telur berkisar antara RP 8.000 hingga Rp 10.000.


#Piamanexplore

 

Share This Article :
1745663973787222366

Asal-Usul Kata Pariwisata Di Indonesia: Menelusuri Sejarah Industri Perjalanan

Piamanexplore- Sekitar awal dasawarsa 1960 an menteri pendidikan dan kebudayaan Dr. Prijono menciptakan kata pariwisata . M enurut kata s...