-->
NGx9MGB7Nap6Nax5MaRbNqN7MmMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

Damkar Regu C Sungai Limau Jalan-Jalan ke Bukittinggi Dan Buka Puasa Bersama

regu C di jam Gadang
Kejenuhan merambah anggota Regu C Damkar Kabupaten Padang Pariaman Posko 1 wilayah Sungai limau. Ada saja yang menyebabkan kejenuhan dalam beraktifitas sebagai anggota ketika piket 24 jam di posko wilayah 1.
lima boy band regu c dg latar jam gadang
Jam kerja ketika piket dari pagi pukul 8 hingga pukul 8 paginya lagi kita harus siap dan stand by siap siaga di posko menunggu datang nya panggilan darurat entah itu kebakaran, evakuasi tawon, evakuasi ular, membantu warga membuka cincin di jari yang sudah membengkak dan lain sebagainya.

Kami pergi dengan jumlah 8 orang bang Pori, bang Yudi, Fauzi, Bernanda, Edho, Riski, Revo dan saya sendiri sebagai penulis.

Jenuh dengan rutinitas di atas kami memutuskan pergi menghilangkan kejenuhan itu dengan refresing shooping sambil jalan-jalan ke kota bukittinggi. Sebelum berangkat kita rembuk dulu mau kemana perjalanan kita tuju. 

Sebenarnya keinginan menghilangkan kejenuhan ini sudah lama di rencanakan mulai dari keinginan ngepantai ke pulau kasiak yang ada di kota pariaman, jalan ke malalak sekedar ngopi ala kopi tatungkuik dan mandi-mandi di pemandian air panas tapi akhirnya kota Bukittinggilah yang menjadi tujuan awal Ramadhan 2022 ini.

selvi berlatar pasar atas bukittinggi
Ngumpulin budget kira-kira berapa biaya yang akan di keluarkan dengan rencana ini mulai dari uang bensin dan booking tempat untuk berbuka bersama di bulan ramadhan ini.

Kita yang pergi berjumlah 8 orang langsung di pimpin oleh Pak Syafrianto Pori S,sos kalau di kedinasan beliau sebagai komandan Regu yang paling bertanggung jawab ketika dinas.

bernanda dan fauzi simpang raya milik berdua
Perjalanan kita mulai dari sungai limau semua kita berkumpul di naras kota pariaman di rumah Fauzi agar lebih mudah karena naras titik tengah dari kita yang tinggal yang tersebar di berbagai kecamatan.

Dari posko Damkar sungai limau ke bukittinggi berjarak sekitar 70 km. perlu di ketahui kota Bukittinggi adalah merupakan salah satu pusat perdagangan grosir terbesar di Pulau Sumatra. Pusat perdagangan utamanya terdapat di Pasar Ateh, Pasar Bawah, dan Pasar Aur Kuning.

Dari sektor perekonomian, Bukittinggi merupakan kota dengan PDRB terbesar kedua di Sumatra Barat, setelah Kota Padang. Tempat wisata yang ramai dikunjungi adalah Jam Gadang, yaitu sebuah menara jam yang terletak di jantung kota sekaligus menjadi simbol bagi Bukittinggi.

Bukittinggi pun menjadi salah satu ikon pariwisata Provinsi Sumatera Barat. Tempat wisatanya cukup banyak dan terletak berdekatan satu sama lain. Puncak kunjungan biasanya terjadi pada musim lebaran. Pusat wisatanya tepat di jam gadang yang satu-satunya jam yang ada di Indonesia bahkan Cuma ada 2 di dunia yang satu terletak di London inggris namanya Big Ben.

bang Pori jam gadang jo marapi
Okey rencana-rencana kita adalah jalan-jalan di seputaran jam gadang, ke pasar atas, kepasar bawah menyusuri pasar yang terkenal dengan pakaian second branded nya. Tak bisa di hindari wajah fauzi langsung sumringah ketika melihat sepatu branded internasional yang ia beli seharga Rp150.000 dengan kondisi masih bagus seperti baru. Bertambah semangatlah ia menyusuri bukittinggi dengan sepatu baru nya itu.

Fauzi terlihat semangat dengan sepatu baru
Beda lagi dengan Bernanda teman kita yang satu ini berburu jaket branded ia tampak semangat ketika kakak penjualnya mirip Lola Istri tercintanya, hahaaahaaha, semua jaket ia coba dengan ukuran yang paling jumbo, juga celana jeans dengan ukuran yang besar pasti juga dengan harga doublle kill.
Bernanda bangga dengan jaket pilihannya
Kalau bang Pori tampak berminat dengan celana pendek ia terlihat memilih-milih celana tapi tak satupun sesuai dengan seleranya.
bang Pori memilih celana yang sesuai dg selera
Masing-masing dari kami yang 8 orang ini ada yang membeli jaket, sepatu, celana kecuali bang pori dan bang yudi tak tampak satupun yang ia bawa dari pasar bukititnggi ini.

Semua jenis pakaian ada disini. Letaknya tak jauh dari jejeran kios penjual nasi kapau. Tepat di tangga antara Pasar Lereng dan Pasar Atas. Mulai dari anak tangga paling bawah, sudah tampak banyak gantungan baju yang dipajang.Tiap toko memiliki cara yang berbeda dalam menjajakan barangnya.

Revo berlatar pasar second branded
Cepek berburu barang branded hahahaaa tapi second kami memutuskan untuk beristirahat nyantai di taman jam gadang berfoto ria agar tak lupa bahwa kita pernah kesini. Tak hanya berfoto sesama teman tapi ada-ada aja permintaan kawan ini Riski dan bernanda meminta berfoto bareng anggota satpol pp wanita kota bukittinggi yang sedang bertugas di taman jam gadang.
Riski bernanda bersama satpol pp bukittinggi yang sedang bertugas

Tak hanya dengan satpol pp saja mereka juga iseng meminta berfoto dengan  Vheren bersama satu temannya wanita cantik ini wisatawan asal kota padang yang juga sedang menikmati alam kota Bukititnggi.
bersama wisatawan asal kota padang
Hari mulai menjelang sore pukul 3 kami memutuskan untuk lanjut perjalanan ke arah padang panjang membeli karupuak sanjai dan karupuak lainnya, untuk dibawa pulang harga karupuak sanjai mulai dari Rp15.000 harga nya tergantung berapa besar bungkusannya.
berbelanja karupuak sanjai
Puas berbelanja karupuak sanjai perjalanan kami lanjut ke mesjid jami, Darussalam koto baru untuk menunaikan shalat Ashar. Bila bepergian ke Bukittinggi masjid ini akan terlihat dengan tiga kubah besar berwarna kemerahan dan menariknya memiliki panorama yang menakjubkan dengan latar Gunung Singgalang.
mesjid jami Darussalam
Mesjid ini merupakan mesjid tua yang memiliki nilai history. Arsitekturnya yang unik, mesjid ini memiliki kolam ikan, dan suhu yang adem, menyebabkan tempat ini ramai di singgahi oleh musafir yang lagi dalam perjalanan menuju kota Bukittinggi maupun sebaliknya.

Kolam yang menghisasi mesjid ini terdapat berbagai macam ikan yang banyak sekali didominasi ikan emas. Agar ikan terlihat banyak dan berkumpul jamaah atau pengunjung silahkan memberi makan ikan dengan pelet yang sudah disediakan oleh pengurus mesjid.
Pelet nya sudah di bungkus sedemikian rupa nah perbungkusnya itu kita di sarankan bersedekah Rp5.000 di kotak sedekah mesjid yang sudah disediakan.
Setelah sahalat Ashar dan puas bermain memberi makan ikan perjalanan kita lanjut ke kayutanam ke sebuah Kafe and Resto menyiapkan segala sesuatu nya untuk berbuka puasa. ii Bumi namanya kafe yang terletak di jalan lintas padang bukittinggi tepatnya di simpang malibou anai.
Sebelum berbuka puasa kita bisa berswafoto sepuasnya disini karena lokasinya memiliki nilai plus dengan landscape yang sangat menarik. Sekian dulu dari kami Yudha Brama Jaya Regu C sungai Limau.


#Piamanexplore    

 

Share This Article :
1745663973787222366

Asal-Usul Kata Pariwisata Di Indonesia: Menelusuri Sejarah Industri Perjalanan

Piamanexplore- Sekitar awal dasawarsa 1960 an menteri pendidikan dan kebudayaan Dr. Prijono menciptakan kata pariwisata . M enurut kata s...