-->
NGx9MGB7Nap6Nax5MaRbNqN7MmMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

Muara Mati Laguna Tiku Beach Club Potensi Besar Pariwisata Agam

Piamanexplore.com-Namanya muara kalau orang minang biasa menyebut muara ini adalah “muaro”. 

Di sebut muara mati, karena danau kecil ini tidak dialiri oleh air sungai melainkan ombak yang menghempas dari bibir pantai lalu mengalirlah air laut ini membentuk danau.

Masyarakat tiku biasa menyebut muaro putuih, daratan yang terputus akibat air yang mengalir membentuk sebuah pulau-pulau kecil, pulau kecil yang terdapat kebun kelapa.

Ratusan pohon kelapa yang tertata rapi membuat siapa saja pasti takjub akan keindahan ini.

Muara mati tiku ini terletak bersebelahan dekat sebelum pasar tiku juga dekat dengan wisata pasia tiku yang terkenal itu. 

Tepatnya berada di Jorong Sungai Nimbuang, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Muaro mati ini mirip Beach Club, banyak pengusaha yang membuat beach club dengan landscape pantai, kolam renang dan kelapa yang menjadi icon utamanya.

Muaro putuih ini membentuk sebuah danau yang ber air asin, beraneka ragam ikan yang hidup didalamnya juga menjadi tempat santainya kerbau-kerbau masyarakat untuk berendam dengan malas disini.

Disekitar muaro putuih ini dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk mencari kerang-kerang kecil yang berwarna hitam atau biasa disebut pensi.

Masyarakat juga mencari langkitang, semacam siput kecil yang berwarna hitam jika di masak diolah dengan baik langkitang dan pensi ini enak rasanya.

Jika sobat ingin mencoba kedua makanan ini pergi saja ke pantai tiku banyak pedagang yang menjual makanan untuk ngemil ini dengan harga murah per porsinya.

Arkhan sedang makan langkitang
Didanau mati ini sobat explore akan dimanjakan oleh pemandangan dari deretan pepohonan kelapa dengan background lautan yang begitu tenangnya. Dan saat sore hari, wisatawan dapat menikmati terbenamnya matahari (sunset)

Bagi pecinta fotografi muaro putuih tiku ini sangat rekomendasi bagi anda untuk mengabadikannya, banyak fotografer profesional yang sudah singgah kesini mengabadikan fenomena alam yang ajaib ini.

Kebun Kelapa  

Selain pemandangan laguna yang sangat menakjubkan, pada seberang sisi kiri laguna kita akan tertarik dengan keindahan susunan pohon kelapa menyerupai hutan.

Tak hanya itu, saat siang menjelang sore, pengunjung laguna ini akan dimanjakan dengan pemandangan sekumpulan kawanan kerbau yang akan mandi untuk mendinginkan badan mereka dibawah terik matahari.

Semua penampakan tersebut sangat epik untuk dinikmati ketika piknik bersama keluarga karena tepian laguna juga terdapat tanah lapang seperti padang rumput kecil.

Hutan pohon kelapa menambah keindahan untuk bersantai bersama keluarga, sobat atau pacar Menciptakan lukisan alam yang menakjubkan, dari kolaborasi keindahan laut, laguna, dan nyiur melambai dari pohon kelapa.

Sungguh memiliki potensi besar laguna alami Tiku ini menjadi objek wisata Bahari. Masyarakat sekitar juga sangat mungkin menginginkan jika ada investor yang dapat menata lokasi tersebut.

Sehingga dapat menjadi lebih nyaman untuk wisatawan karena masih belum ada fasilitas apa pun yang ada pada laguna ini.

Fasilitas

Pemerintah setempat juga tampaknya belum begitu melirik potensi besar ini. Padahal, keindahan Laguna Tiku sungguh memikat hati tiap pengunjung yang mendatangi lokasi ini.

Namun, karena belum adanya fasilitas apa pun yang tersedia tentu mengurangi minat turis lokal ataupun domestik untuk berkunjung ke tempat ini lagi.

Laguna Tiku tentu akan menjadi sebuah objek wisata yang sangat unik jika dapat dikelola dengan baik.

Saat sudah banyak masyarakat luar tertarik dan terus berkunjung, ekonomi masyarakat sekitar juga akan meningkat.

Jika sobat ingin memiliki foto yang eksotik, unik maka muaro mati ini dapat dengan ajaib mengabulkan permintyaan anda.

 

  

 

 

 

 

 

Share This Article :
1745663973787222366

Rohana Kuddus Srikandi Islam Wanita Minang Sahabat Pena R.A Kartini

Piamanexplore- Setiap tanggal 21 April, bangsa Indonesia memperingati hari Kartini. Mengapa Kartini yang lebih dikenang padahal banyak perem...