-->
NGx9MGB7Nap6Nax5MaRbNqN7MmMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

Lamaknyo Katan Sarikayo Makanan Khas Minang Yang Sudah Langka Dan Cara Membuatnya

ketan sarikayo bertabur parutan kelapa di pasar kuliner padang panjang
Piamanexplore-Jajajan yang Satu ini memang sudah langka dan jarang ditemukan lagi Di Sumbar, dulu biasanya hidangan yang khas ini di sajikan pada saat bulan Ramadhan.

Pada saat bulan Ramadhan biasanya di pasar pabukoan banyak yang menjual makanan khas tradisional tapi katan sarikayo ini sudah jarang sekali ada yang menjualnya.

Dulu makanan khas katan sarikayo ini dihidangkan pada saat bulan Ramadhan dan pada saat ada pesta pernikahan.

Rasa khas yang berpadu antara gurih dan manis membuatnya menjadi favorit di berbagai acara adat yang digelar oleh orang Minang.

Katan sarikayo juga punya nama lain yaitu silamak sarikayo.

Bahan Dan Cara Membuat Katan Sarikayo

Makanan ini terdiri dari dua bahan dasar, yaitu katan dan sarikayo.

Bahan untuk membuatnya juga mudah ditemui di pasar sehingga bisa dibuat oleh siapa saja.

Dilansir dari repositori.kemdikbud.go.id, bahan-bahan untuk membuat sarikayo adalah telur, santan kental, gula merah atau aren, daun pandan, adas manis, dan bubuk kayu manis.

Sementara untuk membuat katan, bahan-bahannya adalah beras ketan putih, garam, daun pandan, dan santan.

Proses pembuatan makanan tradisional Minangkabau ini dimulai dengan cara menanak beras ketan dan santan.

Lalu katan tersebut dimasak dengan cara dikukus.

Setiap bumbu katan yang disebutkan tadi kemudian dimasukkan menjadi satu adonan.

Mulai dari beras ketan, garam, daun pandan, dan santan.

Setelah semua bahan sudah tercampur, adonan tersebut bisa dimasukkan ke dalam daun pisang.

Cara memasak katan ini akan membuat cita rasa rasa khas yang nantinya lebih nikmat untuk disantap.

Setelah matang, angkat katan yang telah dikukus dan taruh di piring.

Lalu langkah selanjutnya untuk sarikayo, dibuat dengan cara mengaduk telur, santan, gula aren penyedap daun pandan, adas manis, dan bubuk kayu manis.

Pertama-tama telur dikocok sampai rata dan terlihat mengembang.Setelah itu tambahkan gula aren, santan, dan bumbu penyedap, dilanjutkan dengan merebus adonan tersebut.

Setelah matang, sarikayo bisa ditambahkan ke atas katan yang sudah tersaji di piring, katan sarikayo pun bisa dinikmati oleh Anda.

Kelezatan katan sarikayo tak hanya terletak pada rasanya yang gurih manis, tetapi juga pada nilai historis dan budaya yang melekat padanya.

Hidangan ini mampu menghadirkan kehangatan dan kebersamaan saat dinikmati bersama keluarga dan teman-teman dalam acara adat.

Bagi masyarakat Minangkabau, katan sarikayo bukan sekadar hidangan, melainkan simbol kekayaan kuliner dan kearifan lokal yang harus dilestarikan.

Jadi, jika Anda berkunjung ke Sumatera Barat dan menemukan katan sarikayo, jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan kelezatannya.

 

 

Share This Article :
1745663973787222366

Asal-Usul Kata Pariwisata Di Indonesia: Menelusuri Sejarah Industri Perjalanan

Piamanexplore- Sekitar awal dasawarsa 1960 an menteri pendidikan dan kebudayaan Dr. Prijono menciptakan kata pariwisata . M enurut kata s...