-->
NGx9MGB7Nap6Nax5MaRbNqN7MmMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

Mengunjungi Air Terjun Baburai Selalu Ada Pelangi Nan Eksotis Di Padang Pariaman

Piamanexplore-Wisata yang paling aman di musim pandemi dulu adalah berwisata ke objek wisata alam, hiking sambil berolahraga menyehatkan badan mengeluarkan peluh.

kini pun masih sama saat pandemi sudah berlalu wisata yang akan terus menarik adalah hiking ke lokasi wisata.

Padang pariaman banyak sekali memiliki objek wisata, hiking ke air terjun dan pemandian alam boleh dikatakan padang pariaman rajanya objek wisata air terjun.

Lokasi Air Terjun Baburai

Kali ini Piamanexplore berada di air terjun baburai yang terletak di korong alahan tabek, nagari sikucur, kecamatan V koto kampung dalam, kabupaten padang pariaman sumatra barat.

Jika sobat sudah pernah kesini tentunya sobat tak akan menyesal karena air terjun yang satu ini memiliki pesona alam yang sangat indah.

Jika beruntung sobat akan ditemani ula mayang/pelangi sepanjang hari saat berada di air terjun baburai ini.

Ketika cuaca bagus setelah hujan air terjun baburai memiliki tiga cabang air terjun yang jatuh bersamaan dari atas bukit.

Dari kota padang jarak air terjun ini berkisar 70 km dan 20 km dari kota pariaman, disela-sela perjalanan sobat juga akan menikmati keindahan alam.

Disepanjang perjalanan dengan objek pemandangan sawah,sungai, dan pegunungan yang hijau serta jalan yang berliku.

Air terjun baburai ini mengalir dibawahnya sungai baburai yang biasa digunakan oleh warga untuk kebutuhan sehari-hari seperti irigasi pertanian.

Warga juga memanfaatkan aliran sungai ini untuk pembangkit listrik tenaga air (PLTA mini) PLTA mini saat ini mampu mengaliri listrik kepada 44 rumah warga sekitar yang belum ada jaringan PLN nya.

Pak amin penjaga atau yang biasa mengurus dinamo PLTA mini ini mengatakan jika ada penambahan 10 rumah lagi maka dinamo ini masih bisa diandalkan.

Warga diminta iyuran sebesar Rp30.000 setiap bulannya. Pernah PLTA ini rusak disambar petir warga terpaksa diminta iuran Rp200.000 per rumah untuk biaya perbaikan.

Amak Ramaini warga lokal biasa ditemani kilusman anaknya pedagang di lokasi air terjun mengatakan Pada musim pandemi korona saat itu memang sepi pengunjung baik saat libur apalagi hari biasa.

Tahun-tahun lalu air terjun ini ramai pengunjung yang datang apalagi hari libur. 

Amak Ramaini yang berdagang sudah 10 tahun di lokasi air terjun baburai ini bilang omset turun drastis terkadang tak ada jual beli sama sekali saat korona.

Dulu ketika jaya nya tatkala libur air terjun ini memiliki seribuan pengunjung setiap hari. Pada saat dulu pedagang dilokasi air terjun bisa mendapat omset Rp300.000 dan Rp500.000 setiap harinya.

Tarif masuk ke air terjun:

Tarif masuk ke air terjun baburai adalah Rp5.000 bagi kendaraan roda dua dan Rp3.000 untuk biaya parkir.

Kalau kendaraan roda 4 harus parkir diluar pintu gerbang lanjut berjalan kaki nah biaya masuknya Rp3.000 per orangngya.

warung amak ramaini
Persiapan dan perlengkapan yang dibawa:

Bagi sobatexplore yang ingin ke air terjun baburai pastikan kondisi fisik sehat kuat karena akan menempuh turunan bukit sekitar 200 an meter dan 150 an anak tangga.

Bukan turunan bukitnya yang menguras tenaga tapi ketika naiknya saat pulang. Bawa pakaian yang nyaman pakaian ganti, sepatu atau sendal hiking, air minum, cemilan dan kamera untuk berswafoto.

Share This Article :
1745663973787222366

Asal-Usul Kata Pariwisata Di Indonesia: Menelusuri Sejarah Industri Perjalanan

Piamanexplore- Sekitar awal dasawarsa 1960 an menteri pendidikan dan kebudayaan Dr. Prijono menciptakan kata pariwisata . M enurut kata s...