-->
NGx9MGB7Nap6Nax5MaRbNqN7MmMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

Destinasi Wisata Baru Swarnabhumi Glamping Dengan Tema Selfie, Resto and Stay Di Harau

Piamanexplore-Hai sobatexplore ada yang baru nih di kawasan lembah harau limapuluh kota sumatera barat, yaitu swarnabhumi Harau.

Kawasan Lembah Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, kini dilengkapi destinasi wisata baru bernama Swarnabhumi Harau.

Destinasi wisata baru hasil kerja sama Asia Farm Riau dan masyarakat Nagari Harau itu, tidak sekadar mengusung tema selfie, resto, dan stay.

Tapi juga menggugah kesadaran bersama, tentang betapa pentingnya hospitality dalam pariwisata. Seperti apa?

Belasan bangunan menyerupai kubah, kendi, dan botol raksasa, berjejer rapi di tengah hamparan sawah milik masyarakat Nagari Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

Dari kejauhan, bangunan berwarna putih itu terlihat indah dipandang mata. Karena tidak hanya terhubung oleh akses jalan berlantai papan yang disusun ciamik dan ramah lingkungan.

Tapi juga dikelilingi bukit-bukit hijau di Lembah Harau nan mempesona.

Bangunan-bangunan menyerupai kubah, kendi, dan botol raksasa di tengah hamparan sawah itu berfungsi sebagai glamping (glamour camping) alias kemah mewah yang baru selesai dibangun di Nagari Harau.

Tepatnya di kawasan yang dinamakan sebagai Swarnabhumi Harau. Adapun Swarnabhumi Harau adalah destinasi atau tujuan wisata baru di Lembah Harau.

“Swarnabhumi Harau hadir dengan tema selfie, resto, dan stay. Dengan tema ini, sobat yang datang, tak hanya bisa berfoto dengan view yang instragramble (sesuatu yang layak diunggah ke Instagram/media sosial).

Tapi, juga bisa makan di restoran. Sekaligus menginap di glamping dan vila yang dibangun berbahan membran, dengan standar pelayanan bintang tiga.

Dilengkapi fasilitas mandi air hangat dan living room,” kata Ilham dan Hendri Long, tim pengelola Swarnabhumi Harau kepada Padang Ekspres, akhir pekan lalu yang dilansir piamanexplore.

Sebelumnya, Wali Nagari Harau Syukriandi menyebutkan, pembangunan Swarnabhumi Harau sebagai destinasi wisata baru di nagarinya.

Diprakarsai Asia Farm Riau bersama pemerintah nagari dan masyarakat, sejak Februari 2023.

Dalam dunia pariwisata, Asia Farm Riau memiliki rekam jejak cukup cemerlang.

Asia Farm Riau sukses menghadirkan objek wisata Asia Heritage yang bertemakan budaya Asia Timur di Rumbai, Pekanbaru, dengan jumlah pengunjung mencapai 1,5 juta jiwa.

Berbeda dengan pembangunan Asia Heritage, dalam pengembangan Swarnabhumi Harau, Asia Farm seperti pernah disampaikan oleh timnya, Edi Kardono, mengusung semangat “Maju Bersama, Masyarakat Berdaya, dan Kultur Terjaga”

Dengan semangat ini, Asia Farm mengembangkan Swarnabhumi Harau, dengan lebih mengedepankan pemberdayaan masyarakat.

Kemudian, mengutamakan kearifan lokal, dan membangun kesadaran bersama tentang arti sebuah hospitality atau pelayanan yang sesungguhnya dalam dunia pariwisata.

Dalam pemberdayaan masyarakat, Asia Farm tidak hanya bekerja sama dengan para pemilik lahan atau sawah tempat Swarnabhumi Harau dibangun dan dikembangkan.

Lebih dari itu, tim Asia Farm atau pengelola Swarnabhumi Harau, seperti disampaikan Ilham dan Hendri Long, juga mendorong masyarakat dan pemilik sawah agar tetap produktif.

Tetap meneruskan usaha atau mata pencaharian mereka di bidang pertanian dan perikanan.

Sawah-sawah masyarakat yang di atasnya kita bangun glamping dan villa dengan konsep kerja sama, tetap bisa ditanami padi dan dibuat kolam ikan.

Bahkan, begitu selesai dipanen, kita dorong masyarakat atau pemilik lahan, agar bisa kembali bertanam padi atau melepas bibit ikan.

Kemudian, hasil panen padi dan ikan masyarakat tersebut, nantinya juga akan kita beli langsung, untuk kebutuhan restoran yang terdapat di Swarnabhumi Harau,” kata Ilham dan Hendri Long.

Tidak hanya memberdayakan para pemilik lahan tempat selfie, restoran, glamping, dan villa dibangun, pengelola Swarnabhumi Harau juga memberdayakan anak nagari atau masyarakat Nagari Harau.

“Hampir 80 persen karyawan atau manajemen operasional Swarnabhumi Harau adalah anak nagari atau penduduk lokal.

Ini tidak hanya komitmen dari awal pembangunan Swarnabhumi Harau. Tapi merupakan bagian penting dari berbagi semangat dengan kami untuk unggul,” kata Ilham yang sudah malang-melintang di dunia pariwisata.

Ilham menyebutkan, dalam berbagai semangat untuk unggul, tim Swarnabhumi Harau tidak hanya sekedar mengajak penduduk lokal sebagai karyawan atau bergabung dengan manajamen operasional.

Namun juga membangun kesadaran bersama, bagaimana mengelola pariwisata itu dengan benar dan baik. Bagaimana menghadirkan hospitality atau pelayanan yang sesunguhnya dalam pariwisata.

“Kami ajak masyarakat berbagi semangat untuk unggul. Bagaimana sadar wisata secara global itu mesti dibangun.

Bagaimana kita paham dengan hosptitality atau pelayanan dalam konteks pariwisata. Bagaimana, kita di Swarnabahumi Harau bisa menjadi pionir dan role model, dalam memberi self service kepada pengunjung.

Seperti layaknya Pizza Hut memberi layanan kepada pelanggannya,” kata Ilham.

Dia menyebut, upaya berbagi semangat untuk unggul dan maju bersama ini, akan terus menjadi acuan ke depannya dalam pengembangan Swarnabhumi Harau.

“Nanti, Swarnabhumi Harau, juga akan menghadirkan pentas seni di restoran dan panggung yang dibangun.

Akan ada pertunjukan seni tradisi dan budaya, memberdayakan kelompok seni dan di sekitaran Lembah Harau, Payakumbuh dan Limapuluh Kota.

Sehingga dengan demikian, kultur atau budaya lokal, diharapkan tetap terjaga dan terlestarikan,” tukuk Ilham.

Tidak sampai di situ saja, dalam menjaga kultur dan budaya, termasuk mempromosikan keunggulan kuliner lokal, Swarnabhumi Harau juga bakal menghadirkan restoran dengan menu lokal. Seperti, Pongek Lapau asli Harau.

“Pongek Lapau asli Harau ini nanti akan kita padukan dengan menu ayam rendang bambu bakar.

Kemudian, restoran di Swarnabhumi Harau juga akan mengadopsi makanan kekinian, tapi tidak melupakan konsep makanan nusantara,” ujar Ilham.

Dia meyakini, sobatexplore atau wisatawan yang datang, bakal betah berlama-lama di Swarnabhumi Harau.

Karena selain menyediakan tempat selfie yang instagramable, Swarnabhumi Harau juga dilengkapi dengan restoran yang enak.

Vila dan glamping yang nyaman berstandar hotel bintang tiga, dengan mengedepankan hospitality sesungguhnya dalam pariwisata.

Pada Jumat kemarin (27/10) sudah dilakukan soft opening, Swarnabhumi Harau.

 

 

Share This Article :
1745663973787222366

Tragedi Besar Kecelakaan Kereta di Minang 1944 Dan Kebaikan Rahmah El Yunusiyah

Piamanexplore -Tragedi kecelakaan kereta api di Lembah Anai pada 25 Desember 1944 ialah tragedi kecelakaan yang terparah di Indonesia pada z...