-->
NGx9MGB7Nap6Nax5MaRbNqN7MmMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

Makam Ungku Tuo Batu Mengaum Khalifah Syekh Bintungan Tinggi Di Sungai Geringging

makam ungku tuo berada di tengah tengah yang dipagar
Piamanexplore-Sengaja saya pergi ke kecamatan sungai geringging karena suatu pekerjaan, diperjalanan ada gerbang unik disisi sebelah kanan kalau kita dari sungai limau.

Di gerbang ini tertulis Makam Ungku Tuo Batu Mengaum khalifah Syekh bintungan tinggi, penasaran saya membawa masuk ke area ini.

Tidak hanya komplek makam terdapat juga mushola di area ini dan juga beberapa rumah warga di sekitarnya yang diyakini bahwa warga disini adalah bagian dari keluarga dekat ungku tuo batu mengaum.

Letak astronomis Makam ini merupakan kuburan ungku tuo atau lebih dikenal dengan nama Syekh Bintungan Tinggi batu mengaum.

Saya tanya kepada seorang ibu yang ada di dekat makam yang merupakan bagian dari keluarga almarhum ungku tuo.

“apakah ada ungku tuo ini hubungannya dengan syekh Burhanuddin ulakan?” ibu itu menjawab ungku tuo iko adolah murid terakhir dari Syekh Burhanuddin jawabnya.

Berarti Ungku Tuo merupakan salah satu tokoh penyebaran agama Islam di batu mengaum kecamatan sungai geringging yang mempunyai pertalian sejarah dengan Syekh Burhanudidn Ulakan.

Lantai makam sedikit ditinggikan dari permukaan tanah. Bangunan asli dari gobah ini mungkin sudah hancur dimakam usia.

Selain makam Ungku Tuo, di dalam gobah ini juga terdapat 4 makam lain, yaitu makam istrinya, makam anaknya dan makam menantunya.

Tertulis di batu nisan Ungku Tuo bahwa beliau wafat pada tanggal 18 bulan 9 tahun 1955. Secara morfologis, makam ungku tuo Syekh Bintungan Tinggi terdiri dari jirat dan nisan.

Ada beberapa nisan di kubah makam ini yaitu terbuat dari batu alam dan batu nisan yang sudah dicetak berbahan semen yang bertuliskan Arab dan Indonesia.

Satu makam ini terdiri dari 1 hingga 2 pasang batu nisan. Nah Makam Ungku Tuo ini akan di ziarahi oleh pihak keluarga dan masyarakat setempat 2 kali setahun.

gerbang masuk ke komplek makam
Ziarah dilakukan Tepatnya menjelang masuk Ramadhan dan setelah lebaran Idul Fitri, di makam ini sanak keluarga dan masyarakat akan melakukan pembersihan makam, berdoa dan makan bersama.

Setiap Ibu-Ibu yang datang diminta untuk membawa bekal makanan yang akan dimakan nanti bersama-sama setelah ritual ziarah dilakukan.

Makam Ungku Tuo Beralamat di batu mengaum, Kecamatan sungai geringging kabupaten padang pariaman. 

Makam ini sangat mudah diakses, baik dengan kendaraan roda dua maupun empat, karena terletak di pinggir jalan kampung beraspal dalam kondisi baik.

 

 

 

Share This Article :
1745663973787222366

Asal-Usul Kata Pariwisata Di Indonesia: Menelusuri Sejarah Industri Perjalanan

Piamanexplore- Sekitar awal dasawarsa 1960 an menteri pendidikan dan kebudayaan Dr. Prijono menciptakan kata pariwisata . M enurut kata s...