-->
NGx9MGB7Nap6Nax5MaRbNqN7MmMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

3 Manfaat Pacu Jawi Bagi Pariwisata Di Tanah Datar


foto fb ErisonJkambari
Pacu jawi salah satu iven ditanah datar yang sudah sangat terkenal sebab ivent ini rutin digelar setiap tahunnya. Setidaknya alek pacu jawi atau pesta pacu jawi ditanah Datar mampu mendatangkan 3 manfaat.

Alek pacu jawi ini setidaknya bisa menggairahkan peternakan sapi, menjadi destinasi wisata dan membuka lapangan kerja. Jadi secara tidak langsung alek pacu jawi ikut mendorong perekonomian masyarakat.

Pacu Jawi adalah Pacu jawi (dari bahasa Minangkabau: "balapan sapi") adalah perlombaan olahraga tradisional di Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, Indonesia.

Dalam acara ini, sepasang sapi berlari di lintasan sawah berlumpur dengan panjang sekitar 60–250 meter, sementara seorang joki berdiri di belakangnya dengan memegang kedua sapi.

Walaupun namanya mengandung arti "balapan", sapi-sapi hanya dilepas sepasang tanpa lawan tanding, dan tidak ada pemenang secara resmi.

Tiap pasang sapi berlari secara bergiliran, sementara penonton menilai sapi-sapi tersebut (terutama berdasarkan kecepatan dan kemampuan berjalan lurus), dan kadang membeli sapi-sapi unggulan dengan harga jauh di atas harga normal.

Alek pacu jawi sangat pantas terus didukung sebagai agenda rutin di tanah datar. Sebab ivent itu diyakini mampu menjadi daya tarik wisatawan ke tanah datar. Baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

marosok tradisi jual beli sapi foto fb ErisonJKambari
Alek pacu jawi juga ikut mendorong program unggulan pemerintah kabupaten tanah datar. Yakni satu nagari satu ivent, yang ditujukan untuk meningkatkan sektor pariwisata.

Untuk itu pemkab tanah datar terus berupaya melakukan promosi bagi destinasi ataupun warisan budaya, yang telah dulu menjadi andalan ditanah datar agar semakin dikenal luas.

Alek pacu jawi salah satu warisan budaya tak benda kebanggaan luhak nan tuo. Ivent ini terbukti mempu menarik minat wisatawan lokal bahkan mancanegara untuk datang menyaksikan.

Untuk mempromosikan potensi wisata andalan  tanah datar beberapa waktu lalu tanah datar sudah memasang banner atau iklan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Alek pacu jawi menjadi salah satu banner dari 4 banner potensi wisata yang di promosikan di BIM 3 lainnya yaitu Istana basa pagaruyung, puncak pato dan puncak aua sarumpun.

Alek pacu jawi ini baru dilaksanakan kembali setelah pandemi. Antusias masyarakat cukup tinggi, karena pacu jawi ini juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus hiburan bagi masyarakat.

Alek pacu jawi sudah bisa dilaksanakan rutin setiap hari sabtu. Pelaksanaannya digelar secara bergiliran, yakni kecamatan sungai tarab, limakaum, rambatan, dan kecamatan pariangan.

Tradisi budaya pacu jawi ini memang sudah terkenal sampai mancanegara dan menjadi kebanggaan kita semua.

#wisatapacujawitanahdatar

Share This Article :
1745663973787222366

Memahami Arti Nama Perkalian 2x11 Enam Lingkung di Kecamatan Padang Pariaman

Piamanexplore- Nama daerah di Indonesia tentu beraneka ragam. Penamaannya seringkali berdasarkan sejarah, adat, budaya, atau ciri khas wilay...