-->
NGx9MGB7Nap6Nax5MaRbNqN7MmMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

Daabbatul-Ardhi Hewan Akhir Zaman Yang Dapat Berbicara Dengan manusia

gambar hanya ilustrasi
Apakah Daabbatul-Ardh?

Daabbatul-Ardhi adalah hewan raksasa!!!

Perhatikan firman Allah dalam surat An-naml ayat 82: yang artinya:

“Apabila telah kami putuskan suatu siksaan atas mereka itu, lalu kami keluarkan Daabbatul-Ardhi, binatang merangkak dari bumi, dan berbicara, mengatakan bahwa manusia itu tidak yakin akan tanda-tanda kebesaran kami.”

Demikian Tuhan terangkan tentang Daabbatul-Ardhi. Konon kabarnya bahwa tubuh binatang itu sampai 60 hasta. Artinya tubuh binatang itu tinggi besar, siapa melihatnya pasti akan ketakutan. Makhluk ini adalah binatang ajaib diantara keajaibannya itu bahwa dapat berkata seperti manusia. Mengatakan pada saat-saat itu masih saja manusia tidak mau beriman kepada tanda-tanda kekuasaan Allah , bahwa dunia akan kiamat tegasnya keluarnya dia itu adalah sebagai tanda kiamat.

Makhluk itu adalah makhluk ajaib, mempunyai dua sayap, empat kaki, bentuk badan seperti himar, sangat besar, bentuk kepalanya seperti kepala sapi, dengan dua tanduk di kepalanya. Matanya seperti mata babi, telinganya seperti telinga onta, bulunya halus seperti bulu harimau, berbelang seperti loreng harimau. Sayapnya seperti sayap kelelawar, ekornya seperti ekor kibas. Pendeknya Daabbatul-Ardhi adalah binatanhg ajaib, yang belum pernah Tuhan jadikan pada masa dahulu, dan belum pernah dilihat manusia, binatang yang berbentuk seperti itu satu binatang raksasa ajaib. Makhluk ini luar biasa besarnya dan amat menakjubkan. Ia dapat berjalan, berdiri seperti manusia dan dapat berbicara. Ia memegang sebuah tongkat dan sebentuk cincin. Setengah ulama menerangkan, bahwa tongkat itu ialah tongkat nabi Musa, dan cincin itu adalah cincin Nabi Sulaiman a.s.

Katanya mula-mula makhluk ini nampak dimalam jum’at pada malam itu ia mulai berkeliaran. Pada mulanya orang tidak percaya, mada ada makhluk yang seperti itu. Setelah siang hari jelaslah makhluk kelihatan besar bukan alang kepalang, kira-kira 30 meter tingginya, orang bukan main dibikin terkejut melihat makhluk raksasa yang belum dikenal oleh ahli sejarah binatang zaman purba bentuk rupanya semacam itu. Melihat makhluk Daabbatul-Ardhi demikian orang-orang menjadi panik.

Bukan main besarnya dan hebatnya, ia dapat berlari, dapat terbang mengejar mangsanya. Sudah pasti penduduk menjadi ketakutan. Orang-orang tidak berani keluar rumah mereka takut dibinasakan. Setiap ia melihat manusia itu kemudian ditangkapnya dipegangnya seperti memegang boneka. Rupanya makhluk ini bukan memakan manusia malah berbicara seperti manusia: “mengapakah engkau insan tidak mau beriman dan yakin kepada Tuhan, padahal tanda-tanda kekuasaan Tuhan telah nyata dan bukti dihadapan mata mereka.

“aku datang bukan untuk memakan daging manusia, atas nama Tuhan memberikanku kekuasaan, untuk memutuskan siapa mu’min pada hari ini dan siapa kafir. Kalian tidak perlu takut padaku.”

Konon kabarnya bila orang ditangkap digosoknya mukanya dengan cincin Nabi Sulaiman, jika Ia muslim dengan kuadrat Allah lalu memancar cahaya yang bersinar-sinar dari mukanya itu. Akan tetapi apabila seorang kafir atau munafik tertangkap olehnya dilihatnya tidak ada tanda iman  padanya, lalu diketoknya kepala orang itu, lacurlah dia dengan seketika wajah orang itu berubah menjadi hitam dan buruk kelihatannya.

Mungkin makhluk ajaib itu adalah seorang malaikat juga yang diperintah oleh Tuhan yang melakukan tugasnya itu. Karena para malaikat bisa berganti rupa dengan rupa apa saja yang mereka inginkan.

“sesungguhnyapara malaikat itu pandai berganti rupa, dan memotong perjalanan jauh dalam satu detik saja.”

Demikian pendapat ulama ahli tauhid tentang Malaikat. Demikian Daabbatul-Ardhi, makhlik raksasa dan ajaib mengembara dimuka bumi dalam tugasnya selama lebih kurang kira-kira sebulan sepuluh hari.


Semoga bermanfaat

Share This Article :
1745663973787222366

Rohana Kuddus Srikandi Islam Wanita Minang Sahabat Pena R.A Kartini

Piamanexplore- Setiap tanggal 21 April, bangsa Indonesia memperingati hari Kartini. Mengapa Kartini yang lebih dikenang padahal banyak perem...