-->
NGx9MGB7Nap6Nax5MaRbNqN7MmMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

Tataguan Dan Balimau Obat Tradisional Yang Masih Banyak Di Percaya Masyarakat Pariaman

andeh Gambolo sedang membaca doa

Piamanexplore.com-Pariaman adalah salah satu daerah dengan keberagaman tradisi di Sumatera Barat. Berbatasan langsung dengan laut dan perbukitan membuat Pariaman memiliki khas khusus dalam kebudayaan Minangkabau.

Ciri khas salah satunya adalah dari cara masyarakat mengenal beberapa aspek kehidupan.

ciri khas ini yang membuat masyarakat Pariaman masih bertahan dengan pemahaman lama. Salah satunya dalam memahami sebuah penyakit.

Kebertahanan ini jelas terlihat ketika salah satu anggota kelompok atau seorang yang diserang penyakit. Acuan pengobatannya pun tidak jauh dari pengobatan tradisional.

Memang tidak semua penyakit yang bisa disembuhkan melalui medis, buktinya Ibu Wati memiliki seorang anak balita minggu lalu beberapa hari dia lalui dengan begadang.

Hampir tidak tidur malam karena sang anak terus menangis tak mau menyusu tak jelas kenapa tak mau tidur sama sekali padahal mata anak sudah mengantuk berat.

Jika mata anak terpejam sebentar si anak kembali menangis. Ibu wati mengatakan anak nya tidak demam, tidak sakit, kalau siang anak balitanya biasa aja seperti anak-anak lainnya. Tapi kalau malam kalau sudah mengantuk anaknya menangis tak bisa tidur sama sekali.

Tataguan

Jika balita nya sudah berulah ibu Wati memintakan tataguan (obat tradisional) kepada mak janan yang tinggal didekat rumah.

Tataguan biasa di buat untuk mengusir makhluk tak kasat mata yang mengganggu anak balita.

Obat tataguan ini tidak dimakan melainkan di usap ke kening, kekepala, bahu, punggung, tangan, lutut serta kaki.

Pengobatan Tataguan di buat dari kunyit yang di potong kecil dan di belah dua, dibacakan doa-doa melalui kunyit, diletakkan ke punggung tangan lalu di putar-putar sebanyak tiga kali setelah itu dijatuhkan di atas sajadah.

Kunyit yang tertelungkup di buang yang hanya diambil kunyit yang menelentang. Lalu doa-doa dibacakan lagi ke kunyit yang menelentang. Tak hanya Bu wati masyarakat sekitar juga banyak yang memintakan tataguan untuk anaknya bila menangis tak jelas seperti dialami anak bu Wati

Cara Memakai Tataguan: Kunyit yang sudah dibacakan mantra tadi di taruh didalam gelas yang berisi air. Air ini diminum terlebih dahulu kepada yang sakit setelah itu baru di usap kekening, kekepala, bahu, punggung, tangan serta kaki lalu kunyit yang sudah dipakai tadi di buang keluar rumah.

Ibu Wati mengatakan biasanya sesudah dipakaikan tataguan si anak akan berhenti menangis kembali mau menyusu dan akan tertidur dengan sendirinya.

Balimau

Beda lagi dengan balimau. Pengobatan dengan cara balimau ini tindak lanjut dari tataguan, bila tataguan biasanya sifatnya hanya sementara. Tataguan biasanya berfungsi hanya malam itu saja dan malam berikutnya si anak biasanya kembali berulah.

Sama seperti motto yang kita kenal “bila sakit berlanjut hubungi dokter”. Balimau sepertinya tingkatan dari pengobatan tradisional tataguan.

Bila anak kembali menangis tak jelas pada malam hari maka tindakan yang dilakukan adalah balimau atau malimauan anak.

Bahan malimauan anak ini terdiri  dari limau asam kapeh atau jeruk asam dengan ukuran sedang biasanya limau asam kapeh sebanyak 3 buah untuk seorang anak maupun orang dewasa.

Cara nya setiap limau asam di potong tiga bagian. pada saat limau asam di potong pada saat itulah doa di bacakan.

Lalu limau yang sudah di bacakan doa diletakkan di dalam piring putih yang berisi air lalu di asap dengan kumayan/kemenyan.

Cara Memakai Limau Asam Yang Sudah Di Doakan

Cara memakainya hampir sama dengan tataguan limau yang sudah bercampur air tadi airnya di ambil menggunakan tangan lalu di usapkan ke kepala, kebadan, tangan dan kaki.

Kalau tataguan di setiap korong di padang pariaman ataupun desa di pariaman ada saja yang bisa melakukannya. Sedangkan malimau an ini jarang sekali yang pandai melakukannya.

Di kota pariaman tepatnya di naras di belakang kantor desa balai naras di pinggir pantai di kenal dengan nama andeh gambolo biasa orang memanggil, seorang ibu paruh baya.

Setiap hari ada puluhan masyarakat yang datang kerumahnya untuk meminta dibuatkan obat tradisional seperti tataguan, malimau, pijit untuk anak balita/orang dewasa, pijit Ibu-ibu hamil atau pengobatan dengan cara badah ayam/membedah ayam.

Badah ayam ialah pengobatan tradisional dengan cara melihat bagian dalam badan pasien melalui seekor ayam yang di potong dan di bedah bagian badannya. Biasanya penyakit seseorang akan terlihat didalam fisik badan ayam.

Andeh Gambolo sudah puluhan tahun melakukan pengobatan tradisional seperti ini banyak membantu masyarakat. Jika anda membutuhkan nya maka datanglah pada pagi-pagi sekali agar tak banyak yang antri.

Untuk setiap jasanya andeh Gambolo tidak mematok harga sama sekali sobat boleh memberikan uang sesuai kesanggupan.  

 

Share This Article :
1745663973787222366

Asal-Usul Kata Pariwisata Di Indonesia: Menelusuri Sejarah Industri Perjalanan

Piamanexplore- Sekitar awal dasawarsa 1960 an menteri pendidikan dan kebudayaan Dr. Prijono menciptakan kata pariwisata . M enurut kata s...