-->
NGx9MGB7Nap6Nax5MaRbNqN7MmMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

Teh Talua Warisan Budaya Tak Benda Sejarah Dan Keunikan Minuman Tardisional Minang

foto merdeka.com
Piamanexplore.com-Sia nan indak kenal jo minuman teh talua! Minuman legendaris tanah Minang siapapun urang Minang nyo pasti mengenal jo minuman ko.

Pulau Sumatra tak hanya terkenal dengan kekayaan pesona alamnya yang begitu indah, melainkan juga keanekaragaman kulinernya patut untuk dicicipi kenikmatannya. 

Beberapa kuliner bahkan sudah ada sejak zaman nenek moyang masih hidup.

Salah satu kuliner dari Pulau Sumatra tepatnya di daerah Minangkabau terdapat minuman unik, legendaris, dan penuh dengan khasiat bernama Teh Talua.

Melansir dari Situs Warisan Budaya Tak Benda Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, minuman ini pertama kali dikonsumsi oleh masyarakat Minangkabau. 

Meski tidak ada bukti primernya, asal usul Teh Talua hanya berdasarkan sumber lisan dari beberapa tokoh adat Minangkabau.

Teh Dengan Bahan Dasar Kuning Telur

Teh Talua atau dalam Bahasa Indonesia teh telur ini terbuat dari bahan dasar kuning telur dengan teh ini memiliki cita rasa yang khas di lidah. 

Rupanya, dibalik rasanya yang unik, terdapat sejuta manfaat bagi tubuh manusia.

Sajian minuman tradisional ini terlihat menggoda dengan tampilannya menarik dengan 3 layer bertingkat di segelas kaca bening. 

Tingkatan paling bawah berwarna putih yang merupakan tumpukan susu kental, tingkatan bawah berwarna kecokelatan yang merupakan campuran larutan teh, tingkatan paling atas merupakan gumpalan busa hasil kocokan.

Berkat penampilannya yang bertingkat, beberapa orang Padang menyebut teh talua balenggek, yang artinya teh bertingkat.

Dulu Disuguhkan untuk Tamu Ziarah

Dilansir dari Situs Warisan Budaya Tak Benda Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Teh Talua dulunya disuguhkan oleh santri kepada Tuan-Tuan yang sedang datang berziarah ke Surau. 

Selain itu, juga disuguhkan untuk jamaah yang melakukan pengajian di malam hari.

eh Talua dianggap menjadi minuman penambah energi, hal ini lantaran para jamaah yang hadir dalam pengajian tersebut akan berlangsung hingga larut malam. 

Maka dari itu, minuman ini dianggap bisa menambah energi saat pengajian.

Selain itu, Teh Talua juga dikonsumsi oleh Tukang Saluang dan Pendendang ketika sedang menampilkan pertunjukan Saluang. 

Menurutnya, minuman tersebut dianggap bisa menambah energi dan kemampuan begadang karena pertunjukan berlangsung sampai larut malam.

Khasiat

Selain minuman penambah energi bagi sebagian masyarakat Minangkabau, Teh Talua juga bermanfaat bagi kesehatan mata.

Melansir dari Liputan6.com, dalam kandungan Teh Talua terdapat kandungan zat karotenoid yang berperan penting dalam menjaga kesehatan mata. Khasiat ini rupanya belum diketahui oleh banyak orang.

Apabila rajin mengonsumsinya, Teh Talua bisa menurunkan resiko terkena penyakit katarak. Maka dari itu, untuk menghindari penyakit mata, minuman ini bisa menjadi salah satu pencegahnya.

Meningkatkan Stamina Pria

Mungkin bagi para pria untuk meningkatkan staminanya bisa mengonsumsi minuman berenergi yang justru berpotensi membahayakan bagi tubuh apabila di konsumsi terus menerus.

Kebiasaan tersebut bisa ditinggalkan dan mulai mencoba teh yang satu ini. Sebab, minuman ini berbahan dasar kuning telur yang sudah pasti menjadi sumber tenaga yang alami.

eh Talua sendiri sangat bermanfaat bagi pria dewasa dalam meningkatkan stamina dan keperkasaan dalam berhubungan suami-istri.

Warisan Budaya Tak Benda

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Kebudayaan menetapkan Teh Talua menjadi Warisan Budaya Tak Benda pada 2019 lalu.

Selain Teh Talua, ada 15 Warisan Budaya Tak Benda dari Sumatra Barat. Warisan Budaya Tak Benda lainnya ialah Khatam Quran Agam, Tenun Kubang, Gamad, Randang Paku Dharmasraya, Talempong Pacik.

Selanjutnya, Bansi, Gandang Tasa, Pupuik Sarunai, Saluang, Dadiah Aie Dingin, Makan Bajamba Nagari Jawi-Jawi, Batik Tanah Liek Dharmasraya, Malamang dan Kawa Daun Pariangan.

Jadi Minuman Populer

Teh Talua yang kaya akan manfaat itu sudah menjadi minuman populer di tanah Minangkabau. Ternyata minuman ini karena bahan-bahan untuk membuatnya terbilang mudah dan terjangkau.

Dahulunya, masyarakat di kampung setempat memiliki hewan peliharaan salah satunya Ayam. 

Selain untuk dikonsumsi dagingnya, telurnya juga dijadikan bahan utama dalam pembuatan Teh Talua.

Saat ini, Teh Talua sudah tersebar di mana-mana bahkan hingga ke luar wilayah Sumatra. Beberapa daerah seperti Jakarta, Makassar, Jogja, hingga Bandung sudah ada yang menjual minuman legendaris yang satu ini.

 

 

Share This Article :
1745663973787222366

Tragedi Besar Kecelakaan Kereta di Minang 1944 Dan Kebaikan Rahmah El Yunusiyah

Piamanexplore -Tragedi kecelakaan kereta api di Lembah Anai pada 25 Desember 1944 ialah tragedi kecelakaan yang terparah di Indonesia pada z...